Cerita tentang Turki hampir selalu menarik minat kita. Keindahan negara ini, budaya dan bahkan serial TVnya. Bagaimana pula keunikan Ramadhan di negara ini?
1. Iftar, kamu akan merasakan "kebanjiran undangan berbuka" dari orang-orang Turki. Sifat dermawan dan suka bersedekah ini sangat populer di Turki. Sehingga berbuka puasa di Turki berarti berlomba-lomba memberi makanan untuk orang yang berpuasa. Memberi makanan berbuka ini juga disediakan oleh pemerintah kepada seluruh golongan masyarakat pada jadwal-jadwal tertentu.
2. Sahur, menjelang sahur akan terdengar suara pukulan davul (alat musik jenis drum) yang dimainkan oleh davulcu yang berkeliling memasuki lorong-lorong jalan. Hanya saja tanpa suara anak-anak seperti di Indonesia yang meneriakkan kata "sahur".
3. Aktifitas malam yang menggantikan siang
Pergantian musim panas menjadikan aktifitas di siang hari menjadi berkurang. Terlebih di bulan ramadhan yang membutuhkan energy ekstra untuk berpuasa panjang dan panas di siang hari. Hingga pada siang hari pasar-pasar dan jalanan terlihat sepi. Berbanding terbalik, malam harinya seakan berganti menjadi siang. cafe-café penuh dengan muda-mudi yangnongkrong juga keluarga-keluarga yang melakukan piknik di tempat terbuka. Keramaian malam ini bahkan berlangsung hingga subuh tiba.
4. Tempat makan yang buka 24 jam
Di turki sendiri tidak ada pengecualian untuk bulan ramadhan. cafe-cafe dan restoran-restoran makanan beroperasi seperti biasa dan para pelanggan yang tidak berpuasa bebas untuk bisa makan siang.
Hal yang menariknya, hanya di negara sekuler ini kamu bisa menemukan pemilik restoran yang berpuasa namun tetap membuka restorannya, dan juga pelayan yang berpuasa namun tetap melayani pelanggannya
5. Festival Ramadhan, Festival yang diselenggarakan serentak di beberapa wilayah tersebut memiliki banyak sekali suguhan acara termasuk musik sufi, konser, malam puisi, seni tradisional, panel session, beserta acara lainnya yang bisa dinikmati sebulan penuh
Sumber : kompasiana

No comments: